Melihat Upah serta Tunjangan Gubernur dan Wakil gubernur DKI, Bila Dijumlah Mampu Beli Kerupuk 3 Kontainer

Posted on

Beberapa waktu yang lalu beredar kabar di beberapa media di tanah air sempat dihebohkan dengan penyataan gubernur dan wagub baru DKI Jakarta yang rencananya tidak akan mengambil gaji mereka. Ya, langkah tersebut dilakukan juga sebagai bukti janjinya pada saat kampanye dahulu. Tentu saja banyak orang salut dengan hal itu. Namun tidak sedikit sebagian lainnya menganggap hal itu hanya sebagai pencitraan saja.

Tetapi terlepas dari itu semua, kira-kira berapa sih gaji yang sebenarnya diterima oleh para pemimpin Jakarta itu? Ternyata jika dilihat-lihat, tidak ada bedanya dengan pegawai biasa kok. Eits, tapi tunjangan selain gaji dan fasilitasnya yang bakal bikin kita melongo. Yuk kita lihat rincian gaji dan tunjangan secarah utuh dari gubernur dan wagub DKI Jakarta.

 

Gaji Para Gubernur Dan Wagub Sama Dengan PNS Biasa

Boleh percaya boleh tidak, walaupun mempunyai jabatan sebagai kepala daerah ternyata tidak berarti mereka memiliki gaji yang banyak. Ternyata setelah ditelusuri lebih lanjut lagi gaji gubernur DKI Jakarta tidak lebih dari PNS biasa. Bayangkan saja, pendapatan yang mereka terima mungkin tidak sampai angka 8 juta per bulannya. Dilansir dari kompas, bahkan mantan gubernur DKI Jakarta sebelumnya, Basuki Tjahaja Purnama, kabarnya hanya mengantongi gaji pokok 7 juta per bulan saja.

Itu semua tercantum di dalam Keppres No 59 tahun 2003 tentang Tunjangan Jabatan Bagi Pejabat Negara di Lingkungan Lembaga Tertinggi/Tinggi Negara.  Sedangkan untuk gubernur dan wagub yang baru pastinya lebih sedikit karena baru saja mulai menjabat. Detik melansir bahwa gaji awal Anies Baswedan hanya sekitar Rp 3 juta saja per bulannya. Kalau dilihat dari angka itu memang sepertinya biasa saja, tapi kamu bakal melongo jika melihat tunjangan yang bakal ia terima.

 

Tunjangan Untuk Gubernur Dan Wagub Besarnya Dua Kali Gaji Pokok

Ternyata di balik gaji yang bisa dibilang kecil itu, masih ada banyak tunjangan yang siap menanti. Sebagai seorang yang memiliki kedudukan tinggi tentu saja ada tunjangan jabatan yang cukup besar. Tidak tanggung-tanggung, tunjangan jabatan yang diterima oleh gubernur saat menjabat nanti bisa lebih besar dari gaji pokoknya.

Coba bayangkan, tunjangan bagi seorang gubernur bisa mencapai 5,4 juta atau hampir dua kali gaji pokoknya. Sedangkan tunjangan yang diterima oleh wakil gubernur sekitar 4,2 juta. Dengan demikian bisa dibilang bahwa gaji dan tunjangan saja sudah sebanding dengan pendapatan karyawan yang jabatannya lumayan tinggi yah.

 

Tunjangan Operasional Yang Bisa Dipakai Untuk Beli Kerupuk Tiga Kontainer

Wah, ternyata masih ada tunjangan lagi selain tunjangan jabatan yang siap menanti para pemimpin DKI Jakarta ini. Berdasarkan ketentuan yang berlaku, pasangan gubernur dan wakil gubernur berhak memperoleh tunjangan operasional yang bisa digunakan untuk keperluan dinas saat mereka menjabat.

Dilansir dari Bisnis, negara akan mengucurkan dana sebesar 2,695 Miliar untuk gubernur. Sedangkan untuk wakilnya dana operasionalnya sebesar, 1,770 Miliar. Dana itu tidak akan dipergunakan secara sembarangan, tetapi untuk keperluan khusus seperti: gaji pegawai spesial, pengamanan, koordinasi dengan institusi bersangkutan dan lain-lainnya.

 

Masih Ada Fasilitas Dinas Yang Menanti

Ada hal lain yang tak luput dari tunjangan seorang pejabat tinggi, yaitu fasilitas dinas. Masing-masing dari gubernur dan wakil gubernur ini berhak menerima mobil dinas dan rumah dinas. Kedua fasilitas itu akan mereka nikmati selama menjabat sebagai pemimpin DKI Jakarta. Mobil yang bakal mereka terima pun bukan merupakan mobil sembarangan yang diberikan negara, melainkan sekelas Toyota Land Cruiser.

Namun mereka jika tidak harus menggunakannya. Akan tetapi masalah rumah akan lebih baik digunakan. Hal itu dikarenakan selain mempermudah para pejabat tinggi ini untuk melakukan dinas ( posisinya yang dekat dengan kantor) juga akan mempermudah mereka jika memang gubernur dan wagubnya berasal dari luar Jakarta.

Di balik gaji pokok yang kecil masih ada tunjangan luar biasa banyak yang menanti mereka. Hal yang perlu mendapatkan apresiasi dari mereka adalah langkah pasangan gubernur dan wagub baru yang bersedia merelakan gajinya untuk disumbangkan bagi kegiatan kemanusiaan atau dimasukkan ke kas negara. Kita doakan saja mereka kelak dapat membawa DKI Jakarta menjadi daerah lebih maju daripada yang sekarang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *