Home Ekonomi Politik Nasional Daerah Hukrim Gaya Hidup Internasional Indeks
Follow Us ON :
 
Jadi Dosen Di Usia 22 Tahun, Anak Tukang Becak Ini Cuma Butuh 10 Bulan Lulus S2 Cumlaude Di ITB
Jumat, 14-02-2020 - 12:00:34 WIB

TERKAIT:
 
  • Jadi Dosen Di Usia 22 Tahun, Anak Tukang Becak Ini Cuma Butuh 10 Bulan Lulus S2 Cumlaude Di ITB
  •  

    Liputanonline.com-Herayati si anak tukang becak, mungkin beberapa orang masih mengingat kisahnya tahun lalu. Pada tahun 2018 lalu, Herayati si anak tukang becak berhasil lulus S1 berpredikat cumlaude dengan IPK 3,77 dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Belum ada satu tahun semenjak lulus S1, Herayati si anak tukang becak kembali buat publik terkagum-kagum.

    Gadis 22 tahun yang berasal dari Cilegon, Banten ini, berhasil menyelesaikan studi S2 di ITB cuma dalam waktu 10 bulan. Tak sembarangan, gadis kelahiran 17 April 1997 itu berhasil lulus S2 dan mendapat predikat cumlaude dengan IPK 3,8.

    Mengutip Tribun Jabar, Herayati mengaku sudah mulai tertarik untuk kuliah di ITB sejak berada di bangku SMP.

    “Saya masuk ITB tahun 2014. Awalnya diceritakan sama guru SMP yang alumnus ITB, dan beliau ternyata dapat beasiswa full. Dari situ Hera pengen kuliah tapi dapat beasiswa full,” ungkap dara yang akrab dipanggil Hera itu.

    “Nah yang Hera tahu cuma ITB doang. Yang dipikiran cuma ITB dan ITB. Selain itu, Hera juga suka sama kimia pas SMA. Dan jurusan kimia terbaik di Indonesia memang ada di ITB.” imbuhnya.

    Namun awalnya, Herayati mengatakan jika keputusannya untuk kuliah di ITB sempat membuat kedua orangtuanya, Sawiri (67) dan Durah (63), khawatir.

    Namun beruntung, orangtuanya diyakinkan oleh tetangga, hingga akhirnya memperbolehkan Herayati berkuliah di ITB.

    “Orangtua dibilang sama tetangga, ‘Sudah Pak, Hera mah dikuliahin saja’. Nah pas Hera bilang mau ke ITB, orangtua sebenarnya khawatir tapi enggak pernah bilang ‘jangan’. Jadi mungkin khawatirnya dipendam.

    “Bahkan orangtua saya bilang, ‘masalah biaya urusan belakangan yang penting masuk dulu’,” sambungnya.

    Berkat dukungan kedua orangtua, keinginan, dan kedisiplinannya, Herayati berhasil membuktikan jika ia mampu menjadi salah satu lulusan terbaik ITB.

    Bahkan kini, Herayati sudah menjadi dosen kimia di Universitas Sultan Agung Tirtayasa meski usianya yang masih terbilang sangat muda.

    “2018 lalu saya diminta datang ke Untirta, tapi saat itu saya baru lulus S1, sementara jadi dosen minimal S2,” ungkap Hera, dikutip Grid.ID dari Kompas.com.

    Herayati, akan mulai mengajar kimia dasar untuk para mahasiswanya pada September 2019. Kini, Hera bermimpi untuk bisa menjadi dosen tetap dan PNS di usia muda.

    “Maunya jadi dosen tetap, tapi harus PNS, sambil menunggu penerimaan, jadi dosen luar biasa dulu sementara di teknik untuk kimia dasar, mulai ngajar bulan September ini,” tandasnya. (sumber: grid.id)



     
    Berita Lainnya :
  • Jadi Dosen Di Usia 22 Tahun, Anak Tukang Becak Ini Cuma Butuh 10 Bulan Lulus S2 Cumlaude Di ITB
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kartu Keluarga Mulai Juli Bisa Dicetak Pakai Kertas HVS, Warga Bisa Cetak Sendiri
    02 Terima Bantuan Tunai, Bupati Kampar Apresiasi PT. HK
    03 104 Kepala Sekolah di Lantik Bupati Kampar,Guru Miliki Peran strategis Tingkatkan SDM
    04 Pria Perlu Tahu! Ini yang Dibutuhkan Wanita Agar Bisa Orgasme Saat Bercinta
    05 Pemerintah Kota Pekanbaru Ajak Warga Terapkan PHBS
    06 BLT Desa dan Bansos, Kabar Gembira Dilanjut Sampai Desember
    07 Bandar Narkoba di Desa Bukit Kesuma Polres Pelalawan Berhasil Membekuk
    08 Pemerintah Kota Pekanbaru, Tegaskan Tempat Hiburan Malam Belum Boleh Buka
    09 SIM Takkan Ditilang Kalau Sudah Mati Tanggal Ini
    10 Kota Pekanbaru Wawako Berupaya Agar Pekanbaru Bisa Jadi Zona Hijau
    11 BPKAD Terjunkan Tim Penyemprotan Pemutus Penyebaran Covid 19 Disinfektan Pemukiman
    12 AKBP Dasmin Ginting Pimpin Serah Terima Jabatan Kabag Ops Polres Rokan Hulu
    13 10 Warga Tenayan Raya Pekanbaru Hasil Swab, Negatif Corona
    14 Pemerintah Kota Pekanbaru Gelar Rapid Test Massal Gratis di 2 Tempat
    15 Hasil Penangkapan di Rohil 1 Kg Sabu, Dimusnahkan Dalam Cairan Racun Serangga
    16 Gegara Tawura Pemuda Teluk Ondan dan Bantan Air,Terlibat Perkelahian
    17 Jika Ditemukan Penyimpangan Bansos PSBB, Kejati Riau Ancam Dengan Hukuman Mati
    18 Oknum Anggota DPRD di Kalteng Ditangkap Terkait Narkoba Bareng Bandar-Pengedar
    19 Pelaku Pencurian di Toko Bangunan Makassar, Polisi di Pukul Langsung Kenak Tembak
    20 Jokowi Ajak Pejabat Pusat-Daerah Pro-Rakyat, Dalam Peringati Hari Lahir Pancasila
    21 Muhadjir Effendy Bacakan Doa di Hari Kelahiran Pancasila: Lindungi Kami dari Wabah
    22 Kedatangan Orang Dari Zona Merah, Antisipasi Tim GTPP Covid-19 Rohul Tetap Kerja Keras
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © LIPUTANONLINE.COM - AKTUAL & TERPERCAYA