Home Ekonomi Politik Nasional Daerah Hukrim Gaya Hidup Internasional Indeks
Follow Us ON :
 
Jokowi Tunjuk BNPT-Polri-BIN Usut Penyerangan Ulama Sebelum Syekh Ali Jaber
Rabu, 16-09-2020 - 19:24:13 WIB
Presiden Jokowi (Foto: Biro Pers Setpres)
TERKAIT:
 
  • Jokowi Tunjuk BNPT-Polri-BIN Usut Penyerangan Ulama Sebelum Syekh Ali Jaber
  •  

    Padang, Liputanonline.com - Menko Polhukam Mahfud Md meminta masyarakat tidak berspekulasi dan menyebut pemerintah sedang berupaya menutup kasus penusukan terhadap Syekh Ali Jaber. Mahfud mengatakan pemerintah tidak percaya soal kabar tersangka AA (24) sakit jiwa.

    "Kalau kita tidak percaya, sekurang-kurangnya belum percaya bahwa yang bersangkutan sakit jiwa. Masyarakat jangan berspekulasi seakan pemerintah sedang mencari cara untuk menutup kasus ini," kata Mahfud di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Rabu (16/9/2020) sore.

    Mahfud mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah memerintahkan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Badan Intelijen Negara (BIN), dan Polri untuk mengusut kasus penyerangan terhadap ulama yang terjadi sebelum kasus Syekh Ali Jaber.

    Jokowi, lanjutnya, meminta kasus ini diusut lagi agar tak ada lagi spekulasi liar yang berkembang di masyarakat.

    "Tadi saya mendapat mendapat arahan dari Presiden agar BNPT dan instansi terkait seperti Polri, BIN dan lain-lain itu menjejak juga, 2016, 2017, 2018 ada juga kasus seperti ini. Selalu modusnya sama, yaitu katanya sakit jiwa lalu hilang kasusnya. Lalu sekarang itu sudah diselidik lagi yang dulu-dulu itu, jangan-jangan ini diorganisir oleh orang yang sama. Kita membaca juga diorganisir oleh orang yang sama hasil temuan seorang wartawan investigasinya dibilang ke saya," ungkap Mahfud.

    "Ternyata, di tempat-tempat itu pelakunya selalu sama polanya. Tinggal di dekat peristiwa, kira-kira 300 meter lalu datang ke lokasi. Pernah ketemu. Setelah itu dinyatakan gila," katanya.

    Mahfud memastikan kasus penusukan terhadap Syeikh Ali Jaber ini akan diproses hingga ke pengadilan. Mahfud mengatakan nantinya pengadilan yang akan bersikap pernyataan pihak keluarga soal tersangka AA mengalami gangguan jiwa.

    "Pemerintah melalui Polri sudah bersikap bahwa pelaku akan terus dibawa ke pengadilan dengan actus reus atau tindakan yang sudah nyata. Soal sakit jiwa atau tidak, itu biar hakim yang menentukan. Hakim mungkin nanti akan meminta dokter untuk memeriksa. Polisi tidak akan menghentikan karena alasan sakit jiwa, soal itu biar nanti di pengadilan saja advokat yang mendampingi membela apakah ia sakit jiwa atau tidak," ujar Mahfud.

    Peristiwa penusukan itu sendiri terjadi pada Minggu (13/9) setelah Syekh Ali Jaber berceramah di Masjid Falahuddin, Bandar Lampung. Pelaku penusukan berinisial AA (24) ditangkap di lokasi kejadian setelah menyerang Syekh Ali Jaber.

    Saat ini tersangka AA telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polresta Bandar Lampung. Polisi mengenakan pasal pembunuhan sehingga tersangka AA tersangka terancam hukuman mati.

    "Pasal yang disangkakan pada tersangka AA ini adalah pasal percobaan pembunuhan. kemudian kita juga kenakan pasal pembunuhan, dan kita kenakan pasal penganiayaan menyebabkan luka," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono kepada wartawan di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (16/9/2020).

    "Jadi ancaman hukumannya hukuman mati atau seumur hidup, paling 20 tahun," sambung Argo.



    Editor    :Rius H.
    Sumber :Detik.Com



     
    Berita Lainnya :
  • Jokowi Tunjuk BNPT-Polri-BIN Usut Penyerangan Ulama Sebelum Syekh Ali Jaber
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Diresmikan Jalan Tol Permai Besok,Gubernur Riau Harap Jalan Tol Permai Digratiskan Sementara
    02 Polda Sumatera Utara Berhasil Menangkap 6 Pelaku Pembunuh A siong,Diantaranya merupakan Oknum Aparat
    03 BKKBN Pusat Apresiasi Kampung KB Berkah Bersama
    04 Kai Havertz Jadi Bintang Kemenangan Chelsea di Babak ketiga Piala Liga Inggris
    05 Masyarakat Siak Hulu Resah dengan Adanya Judi Togel, di Kecamatan Siak Hulu
    06 Baznas Sidrap Terima Predikat “Wajar” pada Hasil Laporan Auditor Independen
    07 Alasan Febri Diansyah Mundur dari KPK: Kondisi Politik-Hukum Berubah
    08 Presiden akan Resmikan Jalan Tol Permai Besok Secara Virtual
    09 Walikota Bakal Terapkan PSBM di Tiga Kecamatan Lainnya
    10 Dinas PUPR Kota Pekanbaru Gesa Perbaikan Jembatan Menuju Perkantoran Tenayan Raya
    11 Wakil Bupati Tapteng dan Kapolres Tapteng Tinjau Desa Sitio-Tio Hilir Kecamatan Pandan
    12 Verifikasi Data Non Asn, Pemkab Sidrap Dan Bp Jamsostek Adakan Pertemuan
    13 Wabup Polman Pantau SKB Cpns Di Kabupaten Sidrap
    14 Bappeda Tapteng Gelar Rapat Tindak Lanjut Pemutakhiran,Sub Kegiatan RKPD Tapteng Tahun 2021
    15 Tingkatkan SDM,Pemkab Sidrap Dan STIM-LPI Makassar Jalin Kerja Sama Ini Intinya...!
    16 Tak Pakai Masker di Pelalawan Siap-siap Kena Denda Rp 100 Ribu
    17 Program TMMK Ke-109 Kabupaten Sidrap Resmi Dibuka
    18 Federasi SBSI Lakukan Tuntutan Buruh Disnaker Riau, Beri Waktu 21 Hari Kalender ke Depan
    19 Disnakkan Sidrap dan UPTD Pembibitan Ternak Sulsel Lakukan Tranfer Embrio Sapi
    20 SEKDA SIDRAP TINJAU PELAKSANAAN SKB CPNS
    21 SKB CPNS SIDRAP DIMULAI HARI INI
    22 Pemko Pekanbaru Sambut Baik Kehadiran RSA Nusa Waluya II
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © LIPUTANONLINE.COM - AKTUAL & TERPERCAYA