Wudhu Adalah Amalan yang Mudah Namun Besar Pahalanya

Posted on

Oleh: Ustaz Mohammad Zaitun Rasmin, Ketua Komisi Dakwah MUI

Berwudhu adalah sebuah amalan yang sangat ringan untuk dikerjakan tetapi memiliki pahala yang sangat besar. Wudhu memiliki arti bersuci atau membasuh seluruh anggota badan tertentu menggunakan air sebelum mengerjakan shalat, baik shalat wajib ataupun shalat sunah. Wudhu merupakan salah satu syarat sahnya shalat. Shalat seseorang tidak akan sah apabila tidak didahului mengerjakan wudhu.

Nabi Muhammad SAW telah bersabda, “Tidak diterima shalatmu tanpa bersuci atau wudhu “(HR. Muslim). Dalam hadist lain beliau juga bersabda ” Bersuci atau Berwudhu adalah sebagian dari iman” (HR. Muslim)

Timbul pertanyaan Bolehkah seseorang berwudhu dalam keadaan telanjang atau tidak berpakain sama sekali? Jawabannya adalah tidaklah mengapa jika seseorang berwudhu dalam keadaan tidak memakai pakaian. Karena ada alasan yang membuat seseorang tersebut berwudhu tanpa pakaian.

Berwudhu tidak dalam berpakain tidak masalah. Sebab Rasulullah SAW. mengajarkan kita mandi wajib. Dimana itu didahului dengan membersihkan kemaluan kemudian kita disunnahkan berwudhu. Ketika itu tentu saja tidak dalam berpakaian.

Namun, jika di luar alasan tersebut, alangkah baiknya ketika berwudhu menggunakan pakaian. Hal tersebut memang tidak dilarang, namun berkaitan dengan adab dan etika dalam berwudhu.

Berwudhu juga memiliki banyak manfaat bagi manusia seperti yang dijelaskan Rasulullah dalam sebuah hadist, “Barang Siapa yang Berwudhu secara Sempurna, maka dosa-dosanya akan gugur atau hilang di jasad-nya hingga keluar juga dari bawah kuku-kukunya” (HR. Muslim)

Malaikat akan senantiasa mendoakan orang yang yang tidur dalam keadaan suci atau telah berwudhu dan memintakan ampun pada Allah swt. Al-Imam ath-Thabrani meriwayatkan dari Ibnu ‘Abbas Radhiyallahu anhuma, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Sucikanlah badan-badan kalian, semoga Allah mensucikan kalian, karena tidak ada seorang hamba pun yang tidur malam dalam keadaan suci melainkan satu Malaikat akan bersamanya di dalam syi’aar, tidak satu saat pun dia membalikkan badannya melainkan satu Malaikat akan berkata: ‘Ya Allah, ampunilah hamba-Mu ini, karena ia tidur malam dalam keadaan suci.”

Al-Imam Ibnu Hibban meriwayatkan dari Ibnu ‘Umar Radhiyallahu anuma, ia berkata: “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa yang tidur dalam kedaan suci, maka Malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dan tidaklah ia bangun melainkan Malaikat berdo’a: ‘Ya Allah, ampunilah hamba-Mu si fulan karena ia tidur dalam keadaan suci”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *