Home Ekonomi Politik Nasional Daerah Hukrim Gaya Hidup Internasional Indeks
Follow Us ON :
 
Susunan Batu Raksasa yang Misterius di Ciamis
Kamis, 13-02-2020 - 23:02:42 WIB

TERKAIT:
   
 

Ciamis(Liputanonline.com) -Sejak beberapa hari terakhir, ada satu spot wisata baru di Ciamis, Jawa Barat yang jadi perbincangan traveler. Wujudnya, susunan batuan raksasa alami yang masih misterius.

Inilah Batu Susun Rompe yang terletak di perbatasan Kawali dan Lumbung, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Destinasi ini ramai diperbincangkan di media sosial.

Konon batu yang bentuknya bersusun ini diduga sebagai peninggalan sejarah. Lokasi ini disebut-sebut sebagai potensi destinasi wisata baru di Ciamis.

Setelah mendapat laporan, Dinas Kebudayaan, Pemda dan Olahraga (Disbudpora) Ciamis langsung melakukan peninjauan ke blok Rompe, Desa Sukaraharja, Kecamatan Lumbung. Jaraknya sekira 2 kilometer dari jalan utama dan harus ditempuh dengan berjalan kaki.

Bahkan Disbudpora juga meminta bantuan peneliti untuk mengetahui batu susun tersebut. Pada Kamis (6/2/2020) pekan lalu, Tim Geologi dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Museum Geologi Bandung, bersama Disbudpora mendatangi lokasi batu susun tersebut.

Berdasarkan hasil pengamatan sementara, Batu Susun Rompe ini adalah bentukan alam. Bukan sebuah candi atau peninggalan bersejarah seperti dugaan yang saat ini ramai diperbincangkan.

"Batu susun rompe ini terbentuk secara alami. Batuan ini berjenis andesit," ujar ahli geologi ITB, Johan Arif.

Menurut Johan, batuan andesit pada Batu Susun Rompe ini berasal dari lava yang membeku. Namun di Ciamis tak ada gunung berapi. Johan menduga zaman dulu Gunung Sawal, yang lokasinya tak jauh dari lokasi batu susun.

"Mungkin dari Gunung Sawal. Dulunya Gunung Sawal itu mungkin gunung berapi, kan katanya ada kaldera di sana," ucapnya.

Menurutnya, keberadaan batu andesit di Jawa Barat bukan hanya di Ciamis tapi juga di daerah Bojong Koneng, Kabupaten Bandung dan di Bogor.

"Kita ambil sampel batuannya, mudah-mudahan bisa diketahui umur batu ini berapa tahun," kata Johan.

Ahli geologi dari Museum Geologi Bandung, Oman Abdurohman, menuturkan batu susun tersebut merupakan fenomena geologi. Ia meyakini bebatuan tersebut adalah batuan andesit yang terbentuk alami.

Menurut Oman, batu susun ini bisa juga dimanfaatkan untuk pariwisata. Namun untuk dijadikan objek wisata, langkah awal pengelola harus membuat akses jalan yang baik. Harus aman, nyaman dan memberi manfaat untuk masyarakat.

Sementara itu Kepala Kadisbudpora Kabupaten Ciamis, Erwan Darmawan mengatakan batu susun Rompe merupakan anugerah bagi Kabupaten Ciamis. Meski batu susun ini bentukan alam maupun bentukan tangan manusia atau situs budaya.

"Sejak awal kita sepakat dengan Pemerintah Desa Sukaraharja dan Desa Selasari bahwa ini anugerah bagi kita. Ini potensi wisata baru bagi Ciamis," kata Erwan.

Batu Susun ini memiliki panjang sekitar 20 meter, tinggi 15 meter. Di atasnya sekitar 30 meter. Batuannya bersusun batu ukuran bervariasi, ada bagian yang mirip gapura dan pintu masuk.

"Kita akan kembangkan menjadi daerah wisata, bekerja sama dengan Dinas Pariwisata. Awalnya harus di tingkat desa terlebih dulu, dalam hal kerjasama. Juga izin ke pemilik lahan, dan melakukan pendekatan-pendekatan," jelas Erwan.(red)

Artikel ini telah tayang:
Detik.Com



 
Berita Lainnya :
  • Pemkab Meranti Hadirkan Tower Seluler di Kepenghuluan Sei Tapah dan Sekeladi Hilir
  • Bupati Meranti Membuka MTQ ke-X Kecamatan Rangsang Pesisir
  • Dinsos P3AP2KB Bersama BKKBN Provinsi Riau dan Forum GenRe Meranti Taja Edukasi Gizi
  • Pj Sekda Kuansing Membuka Secara Resmi Turnamen Sepak Bola Bupati Cup Kuansing Tahun 2024
  • Dipilgub Riau, Dukungan Terhadap H Sukiman Menguat Dibursa Cagub
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Pemkab Meranti Hadirkan Tower Seluler di Kepenghuluan Sei Tapah dan Sekeladi Hilir
    02 Bupati Meranti Membuka MTQ ke-X Kecamatan Rangsang Pesisir
    03 Dinsos P3AP2KB Bersama BKKBN Provinsi Riau dan Forum GenRe Meranti Taja Edukasi Gizi
    04 Pj Sekda Kuansing Membuka Secara Resmi Turnamen Sepak Bola Bupati Cup Kuansing Tahun 2024
    05 Dipilgub Riau, Dukungan Terhadap H Sukiman Menguat Dibursa Cagub
    06 Bupati Sukiman Dampingi Wakapolda Riau dan Danrem 031 Tinjau Langsung Pelaksanaan PSU Ditambut
    07 Pemkab Meranti Menggelar Rapat Diseminasi dan Audit Kasus Stunting Tahap I
    08 Bupati Meranti Meresmikan Panti Asuhan Anak Yatim Nafisha Meranti
    09 Bupati Kuansing Secara Resmi Membuka Festival Pacu Jalur Tradisional Cerenti
    10 Pemko Pekanbaru Mendukung Event Riau Bhayangkara Run 2024
    11 Pj Walikota Pekanbaru Terus Memperkuat Sinergi dengan Forum Mitra Pemerintah
    12 Ketua APDESI Rohul Harapkan Pembangunan di Desa Tidak Hanya Merata Tapi Juga Efektif
    13 Bos Kafe Remang-Remang Tak Bayarkan Gaji Pekerja.Ia Menyebut Nama Oknum DPRD Kuansing Ada Apa?
    14 Temuan BPK Perwakilan Riau Belanja Makanan dan Minuman Rapat BPKAD Bengkalis Senilai Rp 2,3 Miliar
    15 Kadis Kominfo Syofwan Serahkan Piala dan Uang Pembinaan Pemenang Juara Satu Sepak Takraw
    16 Pemko Berhasil Turunkan Angkat Stunting, Dengan Anggaran Tahun lalu 42 Miliar
    17 Tidak Mau Menambahkan Hutang, Pemko Pekanbaru Fokus Tingkatkan PAD
    18 Waktunya Jadwal PJ Gubernur Riau Untuk Bantu Rohil Yang Terkena Bencana Longsor
    19 Bupati Meranti Membuka Musyawarah Cabang II Dewan Pimpinan Cabang DPC Apdesi Meranti
    20 Bupati Meranti Terima Kunjungan Silahturahmi Pimpinan PT Pelindo Wilayah Tanjungbalai Karimun
    21 Bupati Kuansing Menghadiri Acara Pembukaan Festival Pacu Jalur Tradisional Se-Provinsi Riau
    22 Pemko Pekanbaru Menggelar Sosialisasi dan Bimtek IID
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © PT.RAFAEL LIPUTAN ONLINE PERS - LIPUTANONLINE.COM - AKTUAL & TERPERCAYA