Home Ekonomi Politik Nasional Daerah Hukrim Gaya Hidup Internasional Indeks
Follow Us ON :
 
10 Ton Kayu Ilegal Logging Diamankan Tim Dari Komplotan Mafia Kayu Mat Ali alias Anak Jenderal
Rabu, 17-11-2021 - 00:54:09 WIB
10 Ton Kayu Ilegal Logging Diamankan Tim Dari Komplotan Mafia Kayu Mat Ali alias Anak Jenderal
TERKAIT:
   
 

PEKANBARU, Liputanonline.com - Tim Direktorat Kriminal Khusus Polda Riau membongkar mafia kayu atau illegal logging di hutan lindung daerah Siak Kecil Bengkalis. Tim mengamankan pelaku dan kayu hasil penebangan dari hutan lindung yang siap diangkut.

Dilokasi, tim menemukan kegiatan pemuatan kayu log ditepi sungai Siak Kecil, tim menghentikan kegiatan tersebut dan menanyakan siapa pemilik kayu log didiperoleh keterangan bahwa pemiliknya adalah Mat Ari alias Anak Jenderal yang kemudian berhasil diamankan.

Kemudian dilakukan penyisiran dugaan pembalakan liar di Cagar Biosfer Giam Siak Kecil dan ditemukan barang bukti kayu kurang lebih 10 ton dengan jenis rimba campuran.

"Benar, kita gulung komplotan illegal logging di Sungai Mandau di Teluk Nibung dan juga Sungai Linau," kata Kapolda Riau Irjen Agung Setya Selasa sore (16/11/2021).

Agung mengatakan komplotan mafia kayu yang dipimpin pelaku bernama Mat Ari alias Anak Jenderal itu ditangkap oleh tim gabungan yang diback up personel Brimob. Operasi penangkapan itu setelah sehari sebelumnya dilakukan patroli udara dan menemukan aktivitas perambah hutan di beberapa lokasi/koordinat.

"Ini komplotan pimpinannya Mat Ari alias Anak Jenderal. Itu adalah lokasi yang kemarin saya lihat dari atas (patroli udara), kayu illegal logging dihanyutkan ke sungai oleh kelompok Mat Ari alias Anak Jenderal ini,” lanjut Irjen Agung.

Kapolda memastikan  menindak tegas pelaku perambahan hutan. Penindakan tidak hanya sampai ke pekerja, tapi ia memastikan akan membongkar sampai ke pemodal.

Sebelumnya, Agung mengatakan perambahan hutan menjadi pintu awal terjadinya kerusakan lingkungan di Riau. Semula hutan dirusak lewat penebangan liar. Setelah dijarah kayunya, hutan asri itu kemudian mulai mengering dan mulai dibakar pada musim kemarau.

Tidak sampai 2-3 tahun, hutan itu dibakar dan berubah menjadi perkebunan yang digarap para pelaku secara ilegal dengan ditanami sawit. Muaranya hutan lindung, kawasan Suaka Margasatwa di Giam Siak Kecil dan Kerumutan itu kemudian menjadi perkebunan. Maka kita cegah dengan menjaga agar tidak ada lagi aktivitas perambahan hutan, illegal logging dan sebagainya.

Dilokasi Giam Siak Kecil, terlihat hutan yang tadinya hijau rimbun telah dijarah para pelaku illegal logging. Kayu-kayu alam itu ditebang dan diangkut lewat perairan.

Dari udara, terlihat kayu-kayu ditebang dan diolah seperti gelondongan dan papan siap jual. Kayu diangkut dari hutan dengan para pelaku membuat rel dari kayu yang sudah disusun.

Kayu dibawa dari hutan ke sungai dan diangkut ke darat. Terlihat banyak tumpukan-tumpukan kayu di dalam hutan. Demikianpun hutan di Kerumutan juga tak luput dari ulah penjarah. Nampak jejak penebangan kayu dan tenda-tenda biru berdiri di tengah rimbunnya hutan Kerumutan.

Agung mengatakan sebagai bukti negara hadir dan tidak boleh kalah dari kejahatan.(MCP)


Editor: FIRMAN ZALUKHU




 
Berita Lainnya :
  • Pemkab Meranti Hadirkan Tower Seluler di Kepenghuluan Sei Tapah dan Sekeladi Hilir
  • Bupati Meranti Membuka MTQ ke-X Kecamatan Rangsang Pesisir
  • Dinsos P3AP2KB Bersama BKKBN Provinsi Riau dan Forum GenRe Meranti Taja Edukasi Gizi
  • Pj Sekda Kuansing Membuka Secara Resmi Turnamen Sepak Bola Bupati Cup Kuansing Tahun 2024
  • Dipilgub Riau, Dukungan Terhadap H Sukiman Menguat Dibursa Cagub
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Pemkab Meranti Hadirkan Tower Seluler di Kepenghuluan Sei Tapah dan Sekeladi Hilir
    02 Bupati Meranti Membuka MTQ ke-X Kecamatan Rangsang Pesisir
    03 Dinsos P3AP2KB Bersama BKKBN Provinsi Riau dan Forum GenRe Meranti Taja Edukasi Gizi
    04 Pj Sekda Kuansing Membuka Secara Resmi Turnamen Sepak Bola Bupati Cup Kuansing Tahun 2024
    05 Dipilgub Riau, Dukungan Terhadap H Sukiman Menguat Dibursa Cagub
    06 Bupati Sukiman Dampingi Wakapolda Riau dan Danrem 031 Tinjau Langsung Pelaksanaan PSU Ditambut
    07 Pemkab Meranti Menggelar Rapat Diseminasi dan Audit Kasus Stunting Tahap I
    08 Bupati Meranti Meresmikan Panti Asuhan Anak Yatim Nafisha Meranti
    09 Bupati Kuansing Secara Resmi Membuka Festival Pacu Jalur Tradisional Cerenti
    10 Pemko Pekanbaru Mendukung Event Riau Bhayangkara Run 2024
    11 Pj Walikota Pekanbaru Terus Memperkuat Sinergi dengan Forum Mitra Pemerintah
    12 Ketua APDESI Rohul Harapkan Pembangunan di Desa Tidak Hanya Merata Tapi Juga Efektif
    13 Bos Kafe Remang-Remang Tak Bayarkan Gaji Pekerja.Ia Menyebut Nama Oknum DPRD Kuansing Ada Apa?
    14 Temuan BPK Perwakilan Riau Belanja Makanan dan Minuman Rapat BPKAD Bengkalis Senilai Rp 2,3 Miliar
    15 Kadis Kominfo Syofwan Serahkan Piala dan Uang Pembinaan Pemenang Juara Satu Sepak Takraw
    16 Pemko Berhasil Turunkan Angkat Stunting, Dengan Anggaran Tahun lalu 42 Miliar
    17 Tidak Mau Menambahkan Hutang, Pemko Pekanbaru Fokus Tingkatkan PAD
    18 Waktunya Jadwal PJ Gubernur Riau Untuk Bantu Rohil Yang Terkena Bencana Longsor
    19 Bupati Meranti Membuka Musyawarah Cabang II Dewan Pimpinan Cabang DPC Apdesi Meranti
    20 Bupati Meranti Terima Kunjungan Silahturahmi Pimpinan PT Pelindo Wilayah Tanjungbalai Karimun
    21 Bupati Kuansing Menghadiri Acara Pembukaan Festival Pacu Jalur Tradisional Se-Provinsi Riau
    22 Pemko Pekanbaru Menggelar Sosialisasi dan Bimtek IID
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © PT.RAFAEL LIPUTAN ONLINE PERS - LIPUTANONLINE.COM - AKTUAL & TERPERCAYA