Home Ekonomi Politik Nasional Daerah Hukrim Gaya Hidup Internasional Indeks
Follow Us ON :
 
Gegara Tanya THR, Karyawan Penjahit Konveksi di Pecat
Jumat, 31-12-2021 - 17:37:02 WIB
Gegara Tanya THR, Karyawan Penjahit Konveksi di Pecat
TERKAIT:
   
 

Medan, Liputanonline.com - Malang benar nasib seorang pekerja/buruh Penjahit Konveksi berinisial M Zai yang kerap di panggil Mak Feby hanya karena menanyakan uang Tunjangan Hari Raya (THR) malah di pecat dengan sepihak oleh pimpinan perusahaan tanpa mendapatkan hak-haknya sebagaimana ketentuan UU ketenagakerjaan, Rabu (29/12/2021).

Diketahui bahwa hingga hari Rabu (31/12/2021),  Penjahit Konveksi yang berada di Jalan Talaut, Medan Kota itu belum juga memberikan THR bagi para pekerja/buruh yang berjumlah ratusan orang yang semestinya sudah diberikan 30 (tiga puluh) hari sebelum hari H sesuai pasal 7 Permenaker No. 6 Tahun 2016.

Kepada awak media, Mak Feby sangat menyesalkan sikap pimpinan baru bernama Elvin menggantikan bapaknya memimpin perusahaan Penjahit Konveksi itu yang terasa arogan, semena-mena terhadap pekerja/buruh dimana sebelumnya melakukan pemotongan tiga hari gaji pekerja/buruh dengan alasan yang tidak masuk akal dan tidak jelas peruntukannya dan di tambah lagi tidak adanya THR pekerja/buruh.

Mempertanyakan hal itu, si bos itu tidak terima dan mengatakan bila tidak terima maka keluar dari sini tidak usah kerja lagi mulai besok.

"Kalau tidak senang dengan peraturan yang di buat perusahaan, maka keluar dari sini, tak usah kerja lagi," kata si bos bernama Elvin itu kepada pekerja M Zai dan hari itu juga si bos memberi gaji Mak Feby serta menyuruh untuk tidak kerja lagi tanpa mendapatkan pesangon," ungkap M Zai alias Mak Feby.

Lanjutnya, di tempat kerjanya tidak ada ketetapan atau ketentuan sistem kerja seperti apa, semuanya sesuka hati pimpinan baik dalam hal waktu kerja maupun sistem pengupahan. Jam kerja kami mulai pukul 07.30 sampai pukul 17.30 WIB setiap hari selama Enam hari dalam seminggu dengan upah Rp.75.000,00 per hari.

"Kami pekerja/buruh bekerja selama sepuluh jam penuh setiap hari tanpa libur, terkecuali hari Minggu," bebernya.

Saat dikonfirmasi kepada pemilik perusahaan namun tidak jelas siapa sebenarnya pemilik usaha tersebut, namun seorang perempuan yang tidak mau menyebutkan namanya mengatakan bahwa pemilik perusahaan tersebut bernama Weni dan dia mengaku sebagai orang tuanya yang mewakili perusahaan untuk memberi klarifikasi tentang polemik yang sedang terjadi  dan juga ada seorang laki-laki bernama Elvin mengaku-ngaku sebagai pemilik.

"Benar, tidak ada memberikan THR bagi karyawan yang belum bekerja satu Tahun, tidak ada peraturan yang mewajibkan untuk memberikan THR, itu kan suka hati pengusaha mau dikasikan atau tidak," kata Ibunya Weni.

Terkait jam kerja memang benar sepuluh jam per hari dengan upah berbeda antara Rp.50.000,00 sampai Rp.75.000.00, tergantung kerjanya, dan bekerja setiap hari tanpa libur dan untuk pemotongan gaji yang tiga hari itu, ibunya Weni mengatakan bahwa itu kebijakan baru yang di berlakukan sebagai deposit pekerja/buruh.

"Uang tersebut nantinya dikembalikan apabila pekerja/buruh keluar dari tempat kerja tidak dengan tiba-tiba, harus memberitahukan tiga puluh hari sebelum berhenti kerja, namun apabila secara mendadak maka pekerja/buruh tidak berhak," tegas ibunda Weni kepada awak media liputanonline.com, Jumat (31/12/2021) siang. (Ardin)


Editor:S.Batee




 
Berita Lainnya :
  • Secara Virtual Kemendagri Buka Rakor Inspektur Se-Indonesia di Hadiri Wabup dan Kapolres Rohul
  • Kelmi Amri Hadiri Penutupan Turnamen Karang Taruna Haiti Karya Tahun 2022/2023
  • Diduga Dana Desa Belum Terealisasi,Kades Kampung Baru Kurniawan Disorot Warga
  • Budiman Lubis Terima SK Menakhodai Pengurus DPC Gerindra Rohul Sukiman Turun Tahta
  • Tingkatkan SDM, Pemkab Siak-UGM Jalin Kerjasama
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Secara Virtual Kemendagri Buka Rakor Inspektur Se-Indonesia di Hadiri Wabup dan Kapolres Rohul
    02 Kelmi Amri Hadiri Penutupan Turnamen Karang Taruna Haiti Karya Tahun 2022/2023
    03 Diduga Dana Desa Belum Terealisasi,Kades Kampung Baru Kurniawan Disorot Warga
    04 Budiman Lubis Terima SK Menakhodai Pengurus DPC Gerindra Rohul Sukiman Turun Tahta
    05 Tingkatkan SDM, Pemkab Siak-UGM Jalin Kerjasama
    06 Wabup Kunker Penanaman Jagung Desa Sei Kuning,Ajak Warga Desa Sei Kuning Senam Sehat Bersama
    07 Tentang Kode Etik Tata Tertib DPRD Rohil,Pansus II DPRD Rohil Kembali Pembahasan Ranperda
    08 Rakornas Kepala Daerah dan Forkopimda 2023,Bupati Rohul: Siap Komitmen Ikuti Arahan Presiden
    09 Gubri Lantik Pengurus DHC 45 Rohul,H.Sukiman:Semoga Menjadi Pelopor Penerus Perjuangan Pahlawan
    10 Akibat Debu Berhamburan, Sejumlah Warung Ditutup
    11 Plt Bupati Kuansing Gelar Dialog Bersama Tokoh Masyarakat Dan Pengurus IKKS
    12 Tekan Angka Kemiskinan Ekstrem Bupati Alfedri Target 2024 Nol Persen
    13 PLT Bupati Kuansing Tekankan Saat Pelantikan Eselon lll,IV Yoyalitas dan Kekompakan Menjadi Warning
    14 Bentuk Tim Kecil Kelola Sampah di TPA Muara Fajar,Pemko Segera Beri Keputusan Proposal PT Mars
    15 Tanda Tangani Pj Walikota Pekanbaru Serah Terima Jabatan Kepala Satpol PP,Laksanakan 3 Tugas Penting
    16 Terkesan Tertutup Saat Mengkonfirmasi Awak Media Kebakaran di SPBU Kebun Nenas Desa Jake
    17 Komit Pemko Pekanbaru Tingkatkan Budaya Kerja Berintegritas, Bersih dan Melayani
    18 Jalan Lintas PT SIR Resmikan Gubernur Riau,Arief Setiawan Ungkapkan Jarak Tempuh 1.5 Jam
    19 Pemerintah Pekanbaru Lakukan Berbagai Upaya Kendalikan Inflasi di Momen Nataru
    20 Peninjauan Rumah Ibadah Perayaan Natal Pj Wali Kota Pekanbaru, Pastikan Berjalan Dengan Baik
    21 Praktik Pencurian Uang Negara Melalui Poyek Pembangunan Infrastruktur
    22 Ratusan Calon Penumpang Kapal Menuju Nias Terlantar di Pelabuhan Sibolga,Calon Tiket Berkeliaran
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © PT.RAFAEL LIPUTAN ONLINE PERS - LIPUTANONLINE.COM - AKTUAL & TERPERCAYA