Home Ekonomi Politik Nasional Daerah Hukrim Gaya Hidup Internasional Indeks
Follow Us ON :
 
Efek Surat Sakti Plt.Bupati Kuansing, Terancam Kehilangan Dana DAK 34 Milyar
Jumat, 22-07-2022 - 18:24:22 WIB
Efek Surat Sakti Plt.Bupati Kuansing, Terancam Kehilangan Dana DAK 34 Milyar
TERKAIT:
   
 

Kuansing, LIPUTANONLINE.COM -  Kekosongan pejabat setingkat Kepala Bagian (Kabag), Kepala bidang (Kabid) dan Kelompok Kerja (Pokja) yang mengurusi proses lelang/tender proyek Pemerintah daerah Kuansing Pasca diberhentikan Plt. Bupati Kuansing Suhardiman Amby mendapat kecaman keras dari mantan wakil Bupati Kuansing Drs H Zulkifli, M.Si Jumat (22/7/2022) siang.


Menurut Zulkifli, kebijakan yang diambil oleh Plt.Bupati Kuansing Suhardiman Amby tersebut diduga tendensius, karena pemberhentian tersebut dilakukan secara mendadak, hal itu memperkuat dugaan pemberhentian itu penuh dengan kepentingan pihak luar, artinya ada dugaan campur tangan pihak swasta dalam pengambilan keputusan ini.

"Iya, Saya menduga kebijakan pemberhentian para pejabat ini, bukan karena ketidakmampuan Aparatur Sipil Negara (ASN) itu dalam menjalankan tugas, namun sebaliknya Saya menduga ada skenario besar pihak Penguasa daerah dengan pihak swasta atau pemodal yang berinvestasi di Kuansing," ujar Zulkifli mantan Wakil Bupati Kuansing periode 2011-2016 ini.

Disampaikan Zulkifli, Para Kabag dan Kabid yang diberhentikan itu, telah memiliki kamampuan dibidangnya, sebut saja saudara Toto Pristiwandoyo, diketahui telah memiliki sertifikasi profesi pengadaan barang dan jasa tingkat L4, artinya Penunjukan yang bersangkutan sebagai Kabag ULP telah sesuai dengan regulasi yang ada,begitupun juga dengan ASN lain yang diberhentikan, juga berkompeten sesuai dengan regulasi pemerintah, kalau pertanyaannya kenapa mereka mereka itu di berhentikan, Saya tidak yakin atas alasan yang di sampaikan Suhardiman Amby terkait dugaan terjadinya wanprestasi di bidang tersebut,' ujarnya lagi.

Untuk itu, agar persoalan ini menjadi terang benderang, Saya mengusulkan persoalan ini dibahas di DPRD Kuansing, untuk di Hearing dan kalau perlu di buat Panitia khusus (Pansus) untuk mengungkap persoalan sebenarnya yang terjadi.

"Sebaiknya DPRD panggil Pihak Eksekutif dan para Kontraktor, sekaligus hadirkan BEM mahasiswa,lakukan Hearing, bahas secara terbuka,jika ada terindikasi melawan hukum,,proses sesuai undang-undang yang berlaku" tegas Zulkifli.

Kemudian, tidak sampai disitu saja kata Zulkifli, disamping Hearing juga perlu pihak penegak hukum untuk mendalami kasus ini, karena tindakan yang dilakukan Plt. Bupati, disamping merugikan ASN, juga merugikan rekanan pemenang tender dan rakyat Kuantan Singingi.

" Kebijakan ini, sangat merugikan ASN, rekanan Kotraktor dan kepentingan daerah.Dampak bagi daerah, beberapa paket dana Alokasi khusus (DAK) yang sedang proses Kontrak, tahun ini bisa  hangus, akibat kekosongan Pejabat pembuat Komitmen (PPK) di dinas terkait, daerah bisa kehilangan dana DAK tahun ini lebih Rp 34 miliar, dan berimbas sampai tiga tahun berikutnya, Pemerintah Pusat pasti akan memberi sanksi," sebut Zulkifli yang juga mantan Sekda Kuansing saat berkomunikasi melalui telepon pribadinya.

“Bagi para rekanan yang dirugikan, agar segera menggugat pemda secara perdata ataupun Pindana dan melaporkan kepada pihak yang berwenang, terhadap ASN harus berani membuka apa sesungguhnya yang terjadi, jangan dibiarkan PLT berbuat sewenang-wenang, karna kalian telah bekerja secara profesional”

“jangan kalian takut” Pungkasnya mengakhiri.(Zul)


Editor:Zul




 
Berita Lainnya :
  • Ricuh Penertipan Tribun, Plt Kasatpol PP Kuansing di Hujani Makian Warga
  • Polsek Kuantan Mudik Tangkap Pelaku Pencabulan Terhadap Anak Dibawah Umur
  • Polres Kuansing Lakukan Patroli Blue Light, Pengetatan dan Edukasi Prokes Covid-19
  • Kenal Pamit Kapolsek Logas Tanah Darat AKP Baretta Nainggolan di Warnai Rasa Haru
  • Kapolres Kuansing Pimpin Upacara Serah Terima Jabatan Kapolsek Logas
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Ricuh Penertipan Tribun, Plt Kasatpol PP Kuansing di Hujani Makian Warga
    02 Polsek Kuantan Mudik Tangkap Pelaku Pencabulan Terhadap Anak Dibawah Umur
    03 Polres Kuansing Lakukan Patroli Blue Light, Pengetatan dan Edukasi Prokes Covid-19
    04 Kenal Pamit Kapolsek Logas Tanah Darat AKP Baretta Nainggolan di Warnai Rasa Haru
    05 Kapolres Kuansing Pimpin Upacara Serah Terima Jabatan Kapolsek Logas
    06 Pengusaha Asli Berdarah Kuansing Sukses Diperantauan,Bertekad Memajukan Tanah Kelahiran
    07 Satres Narkoba Polres Kuansing Amankan Pengedar Shabu di Desa Munsalo Kopah Kuansing
    08 Ketua Umum IMAH-FAMILY;Hadiri Undangan Syukuran Penempatan Rumah Baru Orani Halawa,SH
    09 Kasat Reskrim Polres Kuansing Respon Cepat,Infomasi Permainan Menyebabkan Penyakit Masyarakat
    10 Forkopimda Kabupaten Kuansing Ikuti Pembukaan Pacu Jalur Rayon I di Kec.Kuantan Mudik
    11 Tarmanto Kades Sungai Tanduk Hibahkan Tanah Untuk Lokasi Gedung Olahraga
    12 Permainan Judi Tebak Angka;Zubirman,Pertanyakan Komitmen APH Perjudian di Kuansing
    13 Kabur Selama 6 Bulan,Pelaku NP Tertangkap Oleh Satreskrim Polres Kuansing di Muaro Bungo Jambi
    14 Jembatan Darurat Sungai Neri Ancam Keselamatan Warga
    15 Kasatreskrim,Parkir Pasar Malam Harus Sesuai Dengan Tarif yang Sudah di Tetapkan Pemkab Kuansing
    16 Keluarga Besar Luhak Agam Adakan Tabliq Akbar dan Penyerahan Santunan Anak Yatim dan Duafa
    17 Cak Mus Resmi Kantongi SK PKB Kuansing
    18 Sempena HUT Polwan Ke-74 Tahun 2022,Polwan Polres Kuansing Laksanakan Kegiatan Bakti Sosial
    19 Biro Logistik Polda Riau Melakukan Supervisi Bidang Logistik di Polres Kuansing
    20 Satlantas Polres Kuansing Lakukan Patroli Blue Light,Menciptakan Kondisi Aman Pengguna Jalan Raya
    21 Ibu Latifah Warga Kurang Mampu,Ucapkan Terima Kasih Kepada Polisi Saat Menerima Sedekah Jumat
    22 Pacu Jalur Uji Coba Usai, 5 Piako Dapat Pujian
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © PT.RAFAEL LIPUTAN ONLINE PERS - LIPUTANONLINE.COM - AKTUAL & TERPERCAYA